Mulailah Untuk Belajar Ikhlas

cara untuk belajar ikhlas

Pernahkan Anda merasa apa yang Anda harapkan tidak sesuai dengan kenyataan? Pasti ada saat ketika sesuatu yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan.

Lalu apa yang sering kita lakukan jika hal itu terjadi? Mungkin banyak dari kita yang akan marah atau mengoceh dengan menyalahkan keadaan. Mulai saat ini cobalah untuk belajar mengikhlaskan sesuatu.

Ada orang yang beranggapan bahwa “Seharusnya tidak seperti ini,” dan masih banyak lagi. Ketika berbicara seperti itu, kita beranggapan bahwa sesuatu yang terjadi harus sesuai keinginan. Cobalah untuk mengganti kalimat tersebut dengan “Ya sudah, mungkin akan ada sesuatu yang lebih baik dari-Nya,” atau “Alhamdulillah aku telah mendapatkan ini,” dan kalimat lainnya.

Dengan begitu Anda mulai belajar mengenai ikhlas. Tapi bukankah belajar ikhlas itu sulit?

Tidak mudah untuk mengganti kata ‘seharusnya’ dengan ‘ya sudah’.

Belajar ikhlas itu tidak sulit. Anda terlebih dahulu harus menanamkan pada diri Anda bahwa ikhlas itu merupakan ibadah dan akan mendapatkan pahala. Seperti yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Yunus ayat 105 yang artinya “dan (aku telah diperintah) : Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik”.  (Baca Juga : Cara Menghilangkan Iri dan Dengki Terhadap Sesama Manusia)

Dari penjelasan tersebut juga telah disebutkan bahwa sesuatu yang kita lakukan harus secara tulus dan ikhlas. Bukan hanya ikhlas mengenai sesuatu yang tidak sesuai harapan, namun juga ikhlas ketika menolong seseorang.

Lalu bagaimana cara kita untuk mulai ikhlas melakukan sesuatu?

  1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami dan mengenal Allah. Mengenal disini termasuk dengan sifatnya, kedudukannya, hukum-hukumnya, larangan-Nya, dan segala sesuatu yang ditetapkan oleh-Nya. Dengan begitu manusia akan paham bahwa segala sesuatu telah ada yang mengatur, yaitu Allah SWT.

  2. Manusia juga perlu memahami mengenai aturan yang telah ditetapkan oleh-Nya. Termasuk dengan apa yang baik untuk dilakukan dan apa yang dilarang untuk dilakukan.

  3. Menempatkan setiap masalah secara adil dan seimbang. Seimbang yang dimaksud bukan menjadikan setiap masalah itu sama, namun seimbang dan adil dalam penyelesaiannya. Jika seseorang menganggap bahwa semua masalah harus diselesaikan dengan cara yang sama tentunya akan membuat seseorang menjadi mudah mengeluh.

Setelah mengetahui mengenai cara untuk belajar ikhlas, sudahkah tertanam pada diri Anda untuk mulai belajar mengikhlaskan sesuatu? Anda harus percaya bahwa keikhlasan Anda akan membawa keuntungan bagi Anda, dan tentu saja akan menambah pahala Anda. Jangan pernah menyesal dengan sesuatu yang telah ditakdirkan oleh Yang Maha Kuasa. Selamat belajar untuk ikhlas. Semoga ikhlasmu membawa berkah dan akan menuntunku ke surga-Nya. Semoga informasinya bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*